Melihat Spektrum Puisi Eko Poceratu

Catatan Rudi Fofid "Kalau dengan peluk, hatimu remuk, maka kuharap dengan cium, bibirmu ranum" ”Ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk kemarau dan ada waktu untuk gerimis, o sayangku” Dua kutipan dari akun facebook Eko Saputra Poceratu di atas, terdengar sangat romantis.  Sangat puber, sangat berahi.  Ada sensasi teks, tekstasi, bisa [...]

Iklan

BUAH KASIH SAYANG

untuk Saartje Agustina Emmy Hahury Ada ibu yang rela jadi abu, debu, asal anaknya jadi unggun. Ada ibu yang menarik matahari, rembulan, asal anaknya jadi bumi. Ada ibu yang rela patah tulang, asal anaknya jadi punggung. Ada ibu yang meneteskan air mata, supaya anaknya bisa melepaskan senyuman. Aku punya ibu itu. Ibu yang jadi Saartje [...]

KOTA SAMPAH KITA SAMPAH

Untuk orang-orang yang dibuang ke tempat sampah (2/8/2019) Jalanan ramai ini hari bukan? Angin turun sampai ke selokan. Air mengalir lebih kuat dari hasrat. Gedung dan karung, bertarung dan orang-orang yang taring, mencari daging untuk digigit. Lalu untuk kau yang menyapu bangkai, tahi, dan daki, pandangan dan suara berbalas-balasan seperti paduan suara. Apa yang kau [...]

HIDUP TAK PERNAH LUNAS

  Mengikuti keajaiban   Kemana kebajikan   Entah hilang kearifan   atau diberi keuntungan     orang-orang tetaplah seseorang   meski lima kali jatuh cinta   walau sepuluh kali terluka   karangan tetaplah ditulis seseorang     usia melayat manusia   kau menyayat dia   luka dari sikut ke ketiak   bau dari mulut ke [...]

GEDUNG SERBAGUNA

Mengapa kau tidak bergerak dari diammu saja? Saat aku sudah berjalan menuju baja, membawa bahu yang remuk demi membangun setitik sejarah. Apakah matahari tidak cukup baik di musim hujan setelah bajumu kering dan dadamu hangat hari ini, sehingga masih saja kau gadaikan persungutan demi jadi panutan untuk hutang budimu sendiri. Bisakah kita berdua hidup tanpa [...]

MEMILIH

  Pada layar smartphone ada menu untuk kau pilih. Pada meja restoran ada menu untuk kau pilih. Pada kursi bandara ada tujuan yang kau pilih. Pada kursi dewan ada kepentingan yang kau pilih. Pada jalan panjang sebuah kehidupan, ada beban yang dapat kau pilih: berjuang atau sia-sia.   Ambon, 4 Juli 2019

Minumlah Sageru, Sophia

Kau menganggur, aku mengandung dan dia menghambur dari panggung ke panggung, punggung ke punggung, pinggul ke pinggul Sophia, minumlah anggur segelas Mabuklah malam ini, di atas meja petani miskin yang terabaikan oleh pesta demokrasi Kalau seks sudah tidak manjur untuk menghibur hatimu jangan kau giring kepiluan pada keraguan Ranjang bukan tempat terpanjang untuk memajang keinginan [...]

Bonjour Mariana!

Catatan 27 Juni 2019 - Diskusi Buku Hari Minggu Ramai Sekali di Warung Perancis. Angin liar sebuah perjalanan menibakan saya di Warung Perancis, Universitas Pattimura. Di tempat inilah, saya disambut musik klasik, barisan buku puisi para penyair Eropa dan aroma kehidupan yang bercampur ketenangan. Saya dan kawan-kawan, akan berdiskusi tentang Antologi Puisi Hari Minggu Ramai [...]